ouch!

maafkanlah mereka. bukan memberi maksud anda mengalah dan mereka menang. tapi cukuplah sekadar memberi petunjuk betapa rendahnya ego anda jika dibandingkan dengan nilai persahabatan itu sendiri.

Thursday, April 16, 2009

puisi buat sahabat

sahabatku………
seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
atau agar kau bisa menghindar darinya
karena sahabat…..
seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
dia pasti akan menemuimu
dalam sebuah episode kehidupanmu
sahabatku……
alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati
dan mengkilapnya lantai nuranimu
hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan
sahabat…….
dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi sosok yang tegar
dalam semua keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan
dan yakinlah sahabat……..
kaupun akan semakin bisa bertahan
kala badai cobaan itu menghantam

pergilah

apakah harus aku berterus terang..
menyatakan maksud tersirat disebalik kekeliruan..
meleraikan kekusutan ikatan persahabatan..
agar bisa aku penuhi kemahuanmu..
perlukah aku lakukan semua ini..
dan bersikap hipokrit pada diriku sendiri..

aku butuhkan kasih sayangmu..
buat temani malam ku yg sepi..
yang hanya bertemankan bintang dan bulan..
yang kadangkala lenyap disebalik kegelapan alam sejagat..
aku kesunyian..
dan sepi melenyapkan suara kecilku..
aku sendiri..di sini..menanti bidadari kayangan..

sayang..
andai kau tahu..
hatiku terlalu ikhlas buatmu..
pasti kau terdiam sepi..
mengutip kembali memori kita bersama..
yang tercicir di persimpangan perpisahan..
namun aku pasrah..
mungkin aku tidak layak buatmu..
kerana aku amat kerdil..
untuk menggapai cintamu..
dan mengisi kekosongan hatiku..

sayang..
maafi aku..
pergilah..
aku kan sentiasa kenangkan dirimu..
dan menyemai semua memori kita di lubuk hatiku..
aku rela..
demi kebahagiaanmu..
pergilah.........

benar,
riez..
what i write is that what i want to say and essentially only i know how to direct it to enable the words to be heard..tq!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...